00:28:12 - 22.11.2017
Powered By JosXP.com

Anda Pengunjung ke:

Untuk Kalangan Sendiri

Website Ini Untuk Kalangan Sendiri, Untuk Kalangan Kristen dan Katolik. Artikel di ambil dari berbagai sumber.
Isi di luar tanggung jawab redaksi.Jika ada pertanyaan, silahkan email redaksi = admin@yesuskristus.com
HOME arrow ARTIKEL ROHANI arrow Apakah Saksi Yehovah itu?
Apakah Saksi Yehovah itu? PDF Print E-mail

Apakah Saksi Yehovah itu ?

(Dr. John S. Wimbish; "What Is a Jehovah Witness?")

Diterjemahkan Oleh Hasan Karman. 

Part I

 

 Pengantar dari Penerjemah

Akhir-akhir ini di Jakarta (dan juga di kota-kota lain) berkeliaran orang-orang (biasanya berdua) yang mendatangi rumah-rumah dan mengaku akan menawarkan buku atau meminta waktu untuk berbicara dengan pemilik rumah. Biasanya sikap dan tutur-kata mereka sangat sopan dan tidak sedikitpun menunjukkan kriminil. Setelah diizinkan masuk, mereka akan mulai ‘menginjil’. Tetapi apa yang mereka sampaikan sungguh sangat tidak alkitabiah dan menyesatkan. Itulah sebabnya setiap orang benar perlu mengetahui siapakah mereka yang mengaku sebagai ‘Saksi Yehovah’ itu. Terjemahan dibawah ini kiranya dapat membawa berkat dan menguatkan iman kita dalam menangkal setiap serangan yang ingin menyelewengkan Alkitab.

 

(Pesan ini disampaikan didepan sejumlah jemaat besar di auditorium terkenal Calvary Baptist Church di musim panas 1953 ketika konferensi internasional Saksi Yehovah sedang berlangsung di Yankee Stadium. Khotbah ini kemudian dicetak serta menjadi berkat yang luas kepada para pendengar radio Calvary Baptist Church dimana Dr. Wimbish menjadi gembala.)

 

Di dalam Matius 24 ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, bayangan salib telah di depan mata. Sebentar lagi Ia akan digantung pada salib hina itu. Murid-murid baru saja mendengarkan nubuatan Tuhan Yesus tentang keruntuhan Bait Allah, dan dengan penuh rasa ingin tahu mengelilingiNya dan bertanya,"Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia ?" -yaitu, "penggenapan zaman" (Mat.24:3). Lalu Yesus menguraikan karakteristik bahaya dari zaman itu - perang, kerusuhan universal, kelaparan, wabah penyakit, gempa bumi, dan penganiayaan yang luas. Dia melanjutkan bahwa akan muncul banyak ajaran palsu. Perhatikan ayat 23 dan 24: "Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada disini, atau Mesias ada disana, jangan kamu percaya. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga".

 

Seluruh Surat-surat yang ditulis para Rasul dalam Perjanjian Baru dituntun oleh Roh Kudus untuk mengajar dan mengingatkan kita untuk melawan kemurtadan yang akan merasuki umat Kristen pada masa dispensasi itu. Berulang kali Paulus, Petrus, Yakobus dan Yohanes menyerang ajaran-ajaran sesat yang mencoba menggerogoti dasar-dasar kebenaran Injil. Dan dalam Surat pertama kepada Timotius, Rasul hebat ini menyatakan: "Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa diwaktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran-ajaran setan oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka" (1 Tim. 4:1-2).Tak diragukan lagi para nabi palsu yang dinubuatkan oleh Anak Allah dan Roh Kudus telah muncul. Berabad-abad lamanya Gereja Kristen diserang dengan licik oleh Setan.

 

Serangan gencar jarang datang dari penyembah berhala yang terkenal, tetapi justru datang dari agama-agama palsu yang memiliki suatu "bentuk ketuhanan, tetapi menyangkal kuasa ketuhanan itu sendiri". Penganut sekte ini berusaha menyamai kekristenan; tulisan-tulisan mereka yang begitu banyak disebar dengan mengutip ayat-ayat Alkitab; mereka banyak bicara tentang Yesus dan Yehovah, dan menyatakan bahwa hanya merekalah yang memiliki penafsiran Alkitab yang paling benar. Bahkan pada masa awal kekristenan terlihat nyata sekali adanya sikap meninggalkan "iman sebagai satu-satunya cara mengubah orang menjadi kudus"; namun demikian pada tahun-tahun terakhir, khususnya sejak akhir abad 19, sangat jelas peningkatan aktivitas iblis yang dimanifestasikan dengan bertumbuhnya banyak sekte-sekte yang jahat. Yang terutama dari ajaran-ajaran ini adalah sekte yang perlu dicermati, yaitu SAKSI YEHOVAH.Pertama-tama, adalah akan lebih bijak bila kita mengadakan pengkajian sebagai berikut :

 

I. Asal Mula Sekte ini

 

Bagi yang mengerti, umumnya sekte ini dikenal sebagai Russellisme, sebagai julukan yang diambil dari nama pendirinya Charles Taze Russell. Saat ini sekte Saksi Yehovah mempunyai berbagai sebutan atau nama. Kembali pada tahun lahirnya 1874, sekte ini disebut Millennial Dawn (Fajar Seribu Tahun). Ketika diekspos dengan nama tersebut, "Gembala" Russel yang mempunyai gaya tersendiri itu mengganti nama tersebut menjadi Watchtower And Tract Society (Perkumpulan Menara Pengawas dan Traktat).

 

Selanjutnya ia dikenal sebagai The People’s Pulpit Association (Asosiasi Mimbar Bangsa), ada juga yang menyebutnya The Brooklyn Tabernacle. Dan sesaat sebelum pendirinya meninggal di atas sebuah kereta api Santa Fe, sekte ini menjadi terkenal sebagai The International Bible Student’s Association (Asosiasi Mahasiswa Alkitab Internasional).Charles Taze Russell adalah sebuah tragedi bagi Gereja Kristen. Orangtuanya adalah anggota "God-fearing Congregationalists" (Jemaat Takut akan Tuhan). Ia melewatkan masa kecilnya di Pittsburgh, Pennsylvania.

 

Semasa remaja ia dihantui suatu ketakutan berat tentang neraka. Akhirnya ia tunduk pada ajaran seorang kafir yang murtad dari kekristenan. Orang tersebut menyakinkan dia bahwa sebenarnya tidak ada tempat penghukuman kekal. Sejak saat itu Russell menghabiskan waktu dan talentanya untuk menyakinkan semua orang bahwa sebenarnya tidak ada neraka secara literal. Hal ini tidak mengherankan karena ia merupakan seorang yang paling tidak tahu malu. Ia dijuluki "The Great Paraphraser" (Pemutarbalik Kata yang Hebat), karena ia dengan seenaknya mengubah makna Alkitab sesuai kepentingan dan keinginannya. Artinya ia membesar-besarkan dan berdalih untuk mencapai tujuannya yang sebenarnya adalah pelecehan. Ia pernah mempromosikan penjualan sesuatu yang disebut "Gandum Mujizat" dengan harga yang melebihi kewajaran yaitu enam puluh dollar per-gantang (+/- 35,239 liter). Katanya "gandum" tersebut dapat tumbuh lima kali lipat dibandingkan gandum biasa dan hanya dapat dibeli oleh "orang yang beriman".

 

Ketika istrinya menuntut cerai, ia mengakui perkawinannya yang tidak harmonis di depan pengadilan dan mengalihkan harta kekayaannya kepada perusahaan dan perkumpulan yang dikuasainya sendiri untuk menghindari kewajiban membayar tunjangan perceraian kepada istrinya. Meskipun tindakan-tindakan dan reputasinya cacat, tetapi pada konvensi Saksi Yehovah yang dilaksanakan beberapa tahun yang lalu di Yankee Stadium, pernyataan ini muncul di pers New York:"Ketika sejarah Gereja Kristus genap ditulis, akan ditemukan bahwa tempat disisi Santo Paulus di Balai Kemasyhuran (the Gallery of Fame) seperti diuraikan dalam Injil tentang "Yang Diagungkan" (the Great Master) akan ditempati oleh Charles Taze Russell".Selanjutnya, ketika Russell meninggal pada musim gugur 1916, kata sambutan dalam upacara pemakamannya disampaikan oleh mantan Hakim Joseph Franklin Rutherford, yang telah dipersiapkan untuk menempati posisi pimpinan berikutnya. Dibawah ini adalah sambutan yang disampaikan untuk "Gembala" yang dikasihinya yang telah mengajarkan teori yang salah tentang "jiwa yang tidur", yaitu orang mati tidur sampai pada hari kebangkitan:"Saudara terkasih kita bukan tidur didalam kematian, tetapi telah berubah dari kedagingan manusia menjadi sifat illahi, dan sekarang kekal bersama dengan Tuhan".

 

Rutherford, Sang Penerus ini adalah orang yang militan dan misterius dan tidak disukai sejumlah anggotanya. Walaupun demikian, ia mampu mempertahankan kelangsungannya. Pada tahun 1925 Hakim Rutherford ini menubuatkan bahwa Abraham, Ishak dan Yakub akan kembali menegakkan kerajaan mereka. Pada tahun 1931 pemimpin baru ini menghentikan penjualan buku-buku Russell sehingga menyebabkan banyak pendirinya mundur. Ia mengubah nama organisasinya menjadi Saksi Yehovah dan menyakinkan para pengikutnya bahwa merekalah utusan-utusan terakhir bagi bangsa-bangsa. Rutherford meninggal tahun 1942 dan belum muncul penerus yang memiliki kecerdikan dan warna seperti Russell dan Rutherford. Namun dibawah pimpinan berikutnya, Nathan H. Knorr, yang terpilih setelah meninggalnya sang "Hakim", yang secara taat mengikuti ajaran-ajaran yang menyesatkan dari para pendahulunya, sekte ini tetap bergerak di pusat-pusatnya yang terkenal di wilayah Brooklyn. Sekte ini berkembang dengan sangat cepat dengan properti di pusatnya yang bernilai jutaan. Mereka memiliki sebuah perusahaan percetakan besar yang sampai saat ini telah menghasilkan literatur yang diperkirakan berjumlah setengah milyar eksemplar. Mereka juga memiliki sebuah bangunan apartemen yang modern, ruangan perkantoran , sebuah peternakan, sebuah stasiun radio dan sebuah sekolah Alkitab.

 

Sejak pendirian sekolah tersebut pada tahun 1943, telah disebarkan minimal seribu misionari.Secara kebetulan kita mengetahui ada sekitar 70.000 Saksi Yehovah yang membagikan literatur di tempat umum dan dari rumah ke rumah di kota New York dan sekitarnya ! Selama konvensi Saksi Yehovah yang telah disebutkan di depan, saya menerima sepucuk surat dari seorang karyawan salah satu perusahaan besar di kota kami. Dia adalah seorang terpelajar dan orang Kristen yang memahami Alkitab, mengatakan:"Ketika para Saksi Yehovah ada di New York, saya memutuskan untuk menyampaikan beberapa pertanyaan atas doktrin mereka, dan bagi saya adalah aneh, bagaimana orang-orang malang ini, yang sungguh disayangkan, sepertinya adalah orang-orang yang tulus, mudah tertipu dan disesatkan. Mereka mengulang ajarannya seperti burung beo yang tidak mengerti apa yang dikatakan, seolah-olah sudah dilatih dan menyampaikannya dengan tanpa ekspresi. Baik secara sadar atau tidak, orang-orang ini melakukan hal yang lebih membahayakan dunia kekristenan dibandingkan yang dilakukan komunis, lebih-lebih karena mereka menyebut dirinya sebagai Kristen. Dan dapat dipastikan mereka menyebarkan bibit-bibit permusuhan dalam negara kita".Simak kalimat ini sekali lagi: "Mereka mengulang ajarannya seperti burung beo yang tidak megerti apa yang dikatakan, seolah-olah sudah dilatih dan menyampaikannya dengan tanpa ekspresi".

 

Saya telah melakukan penelitian yang sama. Bertahun-tahun saya mewawancarai orang-orang malang ini, dan sejujurnya saya katakan bahwa mereka seperti dicekoki sejenis narkotika yang keras. Cobalah pahami, bahwa kita bukan menentang para penganut sekte yang tertipu ini. Jika dimuka bumi ini ada sekelompok orang yang membutuhkan penerangan rohani dan tuntunan, maka mereka adalah kaum Saksi Yehovah ini. Kita benar-benar menentang sistim ajaran jahat yang telah membutakan Kebenaran pada mereka. Marilah kita selidiki bersama;

 

II. Perlengkapan (Alat) Sekte ini

 

Bila ada sejenis racun yang diciptakan oleh Si Jahat, maka kita temukan itu di dalam buku-buku dan pamflet-pamflet Russellisme. Seorang ahli Alkitab yang hebat, Dr. James M.Gray, menyatakan bahwa, "Russellisme bertentangan dengan hampir setiap wahyu fundamental", dan Dr. William E. Biederwolf juga menyatakan hal yang sama bahwa, "Pendeta Russell hampir tidak menyisakan satupun doktrin fundamental maupun kebenaran hakiki tanpa tersentuh dengan dosa dan kesimpulan-kesimpulannya yang menyesatkan". Pengkhotbah terpelajar dari Selatan, Dr. A.C. Dixon mengatakan, "Rencana keselamatannya adalah suatu rencana kehancuran", sementara almarhum Dr. H.A. Ironside, hamba Tuhan dari Moody Memorial Church di Chicago menyatakan bahwa, "Ini benar-benar sebuah sekte terkutuk; dan pengajarannya seharusnya dinamakan ‘bidat terkutuk’. Benar-benar suatu pemutarbalikan".

 

Dalam sejarah agama Kristen belum pernah ditemukan distorsi Alkitab seperti pemutarbalikan kebenaran ini; ini benar-benar merupakan suatu pernyataan iblis. Pendiri sekte ini adalah seorang egois sempurna. Suatu kali ia membuat pernyataan menggelikan ini dalam tulisannya, "Studies in the Scriptures", yang dipublikasikan dalam The Watchtower tanggal 15 September 1910, halaman 298:"Jika enam volume di dalam "Scripture Studies"(Studi Alkitab) secara praktis adalah Alkitab, dan secara topikal disusun dengan bukti-bukti teks Alkitab, maka tidak patut karya itu disebut sebagai "Alkitab rekayasa". Artinya, karya tersebut bukan sekedar penafsiran terhadap Alkitab, tetapi tulisan tersebut secara praktis adalah Alkitab itu sendiri. Selanjutnya, bukan saja orang lain tidak dapat mengerti rencana illahi dalam mempelajari Alkitab dengan membaca karya itu ("Studies in the Scriptures"), tetapi kita juga lihat bahwa jika ada seseorang mengabaikan "Scripture Studies", meskipun ia telah menggunakannya, dan tidak asing dengan tulisan itu, karena telah membacanya selama 10 tahun, jika ia kemudian mengenyampingkan dan mengabaikannya dan kembali pada Alkitab yang kanon, walaupun ia telah memahami Alkitabnya selama 10 tahun, pengalaman kami menunjukkan bahwa hanya dalam 2 tahun kemudian, ia akan menuju ke dalam kegelapan. Sebaliknya, jika ia benar-benar membaca "Scripture Studies" sebagai pedomannya tetapi belum pernah membaca satu halamanpun Alkitab, maka setelah ia membaca "Scripture Studies" dalam 2 tahun ia akan memiliki terang dari Alkitab".Dapatkah dibayangkan tindakan lain yang lebih berani dari itu !

 

Orang ini yang mengatakan bahwa lebih baik mengabaikan Alkitab dan mempelajari karyanya daripada meneliti Alkitab dan mengabaikan buku-bukunya adalah suatu kesalahan berat bagaikan menghapuskan teks dari konteksnya dengan alasan tak berdasar. Dan para penerusnyapun sama bersalahnya seperti dia.Yesaya mengingatkan kita, "Carilah pengajaran dan kesaksian! Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar" (Yes. 8:20). Perhatikanlah perkataan ini, karena kita telah diperingati bahwa, "satu-satunya cara untuk menentukan apakah suatu pengajaran berasal dari Tuhan adalah dengan mengujinya melalui kacamata "Kitab Suci", yaitu menelaah sistim itu dalam terang Alkitab, dan bukan menelaah Alkitab melalui "terang" dari sistim itu.Selanjutnya mari kita menggunakan terang Firman Tuhan untuk menguji beberapa pengajaran sekte ini.Pertama-tama, apakah yang dikatakan oleh Saksi Yehovah tentang:

 

1.Tritunggal Kudus

 

Perhatikan ! "Pandangan mereka ini (doktrin tentang Allah Tritunggal) sangat sesuai dengan ajaran "Dark Ages", yang ikut dihasilkannya". Ini dikutip dari bagian kelima dari karya enam volume Russell, "Studies in the Scriptures" halaman 166, yang merupakan dasar dogma sekte ini. Dalam volume dan halaman yang sama, kita juga menemukan dua kutipan berikut:"¼¼.teori ini (Tritunggal) sama sekali tidak alkitabiah dan tidak masuk akal¼..jika bukan karena omong-kosong tentang tritunggal ini telah diajarkan kepada kita sejak kanak-kanak dan bahwa fakta itu dengan begitu bijaksana diajarkan di seminari-seminari theologi oleh para profesor yang sudah ubanan¼¼.tidak akan ada seorangpun akan membuang waktu untuk memperhatikannya" 

 

 

Part II

Namun apa kata Alkitab tentang Tritunggal ? Dalam Kejadian 1:26 kita membaca: "Berfirmanlah Allah:"Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita¼.". Perhatikan kata Kita. Disini Yehovah berbicara tentang ciptaan dengan menerapkan kata ganti orang jamak untuk diriNya. Kej. 11:7 kita membaca:"Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan disana bahasa mereka¼¼¼..". Dalam Yes. 6:8 :"Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"(Catatan penerjemah: Dalam terjemahan Bahasa Inggris King James Version: "¼ and who will go for us ?", Aku dalam ayat terakhir ini adalah Us yang merupakan kata ganti orang jamak). Pada dua ayat terakhir, seperti juga ayat yang pertama di atas, Tritunggal Kudus dinyatakan sebagai "Kami/Kita". Pada Mat.3:16-17 tertulis:"Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan:"Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan". Disini kita mempunyai saksi bahwa Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus - yakni Tritunggal muncul bersama. Dalam Mat.28:19 tertulis: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus". Ini adalah friman Tuhan Yesus, dan disini kita memiliki saksi Allah Putera dalam Tritunggal. Alkitab dipenuhi dengan rujukan tentang Tritunggal, tetapi tetap saja orang-orang yang patut dikasihani ini menyangkal ajaran-ajaran alkitabiah tentang Ketritunggalan Allah. Dan para Saksi Yehovah mempunyai konsepnya sendiri mengenai:

 

2.Keillahian Kristus

 

"Keberadaan Penebus kita adalah sebagai roh sebelum ia diciptakan sebagai daging dan tinggal bersama manusia. Pada saat itu, demikian juga selanjutnya, ia pantas dikenal sebagai "seorang tuhan"- bersifat maha. Sebagai pemimpin para malaikat dan dekat dengan Bapa ia dikenal sebagai Penghulu Malaikat (malaikat tertinggi atau utusan), namanya adalah Mikhael, yang berarti "Ia yang sebagai Tuhan" atau wakil Tuhan.Karena ia adalah ciptaan Yehovah yang tertinggi, maka dia adalah yang pertama, ciptaan langsung oleh Tuhan, "yang hanya berkenan padaNya", dan kemudian ia, atas kuasa Yehovah, dan didalam namanya, diciptakan segala ciptaan, para malaikat, kerajaan-kerajaan dan kuasa-kuasa, seperti hal juga ciptaan di bumi".("Studies in the Scriptures", Vol.V, hal. 84.)Lebih lanjut mereka memberi komentar tentang Keillahian Kristus:"Ada yang menyatakan bahwa ketika hidup di bumi Yesus adalah Tuhan dan juga sepenuhnya manusia. Teori ini salah, walaupun¼¼¼¼.. Juga mudah dilihat bahwa Yesus tidak mungkin merupakan bagian dari manusia dan bagian dari Tuhan, karena diperlukan hukum yang lebih dari itu; karena itu kebenaran illahipun tidak dapat menerima tebusan demikian". - "The Harp of God", hal. 101 dan 128.

 

Dan coba pertimbangkan ini: penganut sekte ini mengatakan bahwa "Allah Bapa menciptakan Yesus dan Tuhan mempunyai dua putera, Yesus dan Setan". Mereka mempertahankan bahwa Iblis adalah saudara Tuhan Yesus. Keterangan ini dikutip dari buku mereka yang berjudul "Creation" (=Ciptaan), halaman 18 dan 53. Adakah hal dan tempat di muka bumi ini yang lebih menghujat daripada hal di atas ? Tentang Keillahian Kristus, Alkitab mengatakan dalam Yoh.1:1: "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah".

Kita melihat ada tiga pernyataan yang hebat disini:

 

1. "Pada mulanya adalah Firman (Logos)¼¼.." . Ini menunjukkan keberadaan Yesus yang kekal.

 

2. " ¼ Firman itu bersama-sama dengan Allah¼". Firman yang BERSAMA-SAMA dengan Allah menyatakan kepribadian Yesus yang jelas dan terhormat.

 

3. " ¼ dan Firman itu adalah Allah". Hal ini, tentu saja, menegaskan Keillahian Kristus.Kita juga mendapatkan kesaksian Yesus, Petrus, Paulus, dan Yohanes sehubungan dengan Keillahian Kristus:_ Yesus mengatakan: "Aku dan Bapa adalah satu" (Yoh.10:30); "¼ Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa¼"(Yoh. 14:9); " ¼ sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" (Yoh.8:58). Terjemahan Inggris KJV, "Before Abraham was (bentuk past, artinya sudah lalu) , I am (bentuk present, artinya ada dari dulu, sekarang dan seterusnya)".

Jadi Tuhan tidak mengatakan, "Before Abraham was, I WAS". Ia mengatakan, "Before Abraham was, I AM", menunjukkan bahwa Ia selalu hadir/ada, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya" (Ibr. 13:8)._ Pernyataan Petrus: " ¼ Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" (Mat.16:16)._ Pernyataan Paulus: " ¼ Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diriNya oleh Kristus¼" (II Kor.5:19); "Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia" (Kol.1:19); "Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan keAllahan,"(Kol.2:9)._ Pernyataan Yohanes: "Siapakah pendusta itu ? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? ¼ Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa" (1 Yoh.2:22-23).Keprihatinan itulah yang telah dilakukan oleh para Saksi Yehovah.

 

3. Khasiat Penebusan Darah Kristus

"Satu nyawa yang beruntung hanya dapat menebus satu nyawa yang kurang beruntung,tidak bisa lebih. Anak manusia Yesus Kristus menebus Adam".-"Studies in the Scriptures", Vol.1, hal. 150."Kristus menyerahkan diriNya sebagai sebuah tebusan yang dapat Dia berikan kepada siapa saja sebagai cobaan hidup bagi seseorang. Tebusan tersebut tidak menjamin kehidupan kekal bagi semua manusia, tetapi menjamin kesempatan kedua" - Ibid., Vol.I, hal 150.Alkitab mempunyai jawaban sehubungan dengan masalah penebusan darah Anak Allah :_ "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Yoh. 3:16)._ "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal" (Yoh.6:47)._ "¼ Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat¼" (Kis.16:31)._ "¼ jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah" - (Yoh.3:3)._ "Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah ¼" ( Yoh.1:12).Mari kita teliti apa yang dikatakan para Saksi Yehovah tentang: 

 

 

Part III 

 

4. Kebangkitan Tubuh Kristus

 

Mereka mengatakan bahwa "Yesus tidak lagi dalam keberadaan bentuk manusiaNya" ("Studies in the Scriptures", Vol.II, hal. 107).Mereka mengatakan:"Adalah penting bahwa anak manusia Yesus Kristus harus mati, sama pentingnya bahwa anak manusia Yesus Kristus tidak seharusnya bangkit kembali" - Ibid., Vol. V, hal. 454.Mereka menegaskan lebih lanjut:"Tubuh manusia Tuhan kita ¼ tidak membusuk atau rusak ¼ apakah ia diuapkan menjadi gas atau apakah ia masih diawetkan di suatu tempat ¼ tidak ada yang tahu" - Ibid., Vol.II, hal. 129.Ia dimatikan sebagai manusia, tetapi dibangkitkan dari kematian sebagai makhluk roh sebagai tujuan tertinggi dalam sifat illahi¼Karena bila Tuhan Yesus kita dibangkitkan dalam bentuk manusia akan mengandung dua kejahatan:

(1) Ini akan mengimplikasikan pembatalan atas penebusan kita, dimana kita dibiarkan kembali berada dalam hukuman maut seperti sebelumnya.

(2) Ini akan mengimplikasikan bahwa Yesus kehilangan sifat kekal yang lebih tinggi yang ditinggalkannya dengan menjadi bentuk manusia, dan menjadi Penebus kita ¼ Anak manusia, Yesus telah mati, mati selamanya". - Ibid., Vol.V, hal.453-454.Namun apa kata Alkitab tentang kebangkitan Kristus ? Didalam Lukas pasal 24, kita membaca (Catat di dalam ingatan anda bahwa hal ini terjadi setelah penyaliban dan kebangkitan Tuhan kita yang diberkati):"Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka:"Damai sejahtera bagi kamu!" Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Akan tetapi Ia berkata mereka:"Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu ? Lihatlah tanganKu dan kakiKu: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada padaKu. Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kakiNya kepada mereka" (Luk.24: 36-40).

 

Dan saya yakin ketika Thomas diminta oleh Tuhan untuk menyentuhkan jarinya, namun ia pasti tidak berani lancang mencobai Tuhan dengan sentuhan fisik, tetapi pasti ia langsung tersungkur di kakiNya dan berseru: "Ya Tuhanku dan Allahku". Dalam Kis.1:3 kita membaca: "Kepada mereka Ia menunjukkan diriNya setelah penderitaanNya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbincang kepada mereka tentang Kerajaan Allah".Sekarang, apa yang dikatakan para Saksi Yehovah sehubungan dengan:

 

5.Penampakan Kristus Setelah Kematian dan KebangkitanNya ?

 

Pendiri mereka yang penipu menyatakan bahwa Kristus "bukan lagi manusia. Karena Ia sama sekali bukan atau dalam suatu derajat manusia lagi, kita tidak boleh mengharap kedatanganNya dalam bentuk sebagai manusia" (Vol.II, "The Time Is at Hand"). Dalam buku mereka, "Let God Be True", hal. 185, manusia-manusia yang buta rohani ini mengatakan:"Yesus Kristus datang, bukan sebagai manusia tetapi sebagai makhluk roh yang mulia".Dan dalam volume mereka yang menyesatkan, "The Truth Shall Make You Free", Hal. 295, kita menemukan sedikit hujatan: "Ini adalah suatu kebenaran alkitabiah yang pasti, bahwa mata manusia tidak akan dapat melihat Dia pada saat kedatanganNya yang kedua, ataupun Dia akan datang dalam bentuk tubuh kedagingan manusia".Bahkan para "Saksi Surgawi" ini secara nyata mengajarkan bahwa Yesus telah datang kembali, yaitu Ia datang pada tahun 1914 ! I

ni terdapat bagian berikutnya dalam volume "The Truth Shall Make You Free", hal. 300. Berdasarkan asumsi mereka bahwa Kristus adalah roh, Ia tidak akan kelihatan, dan dengan salah mereka menyakinkan bahwa Ia telah ada disini sejak 1914, bergumul dengan laskar iblis. Perang Dunia I dan II, demikian kata mereka, membuktikan perjuangan itu. Mereka menyatakan bahwa konflik terakhir, Armageddon, akan terjadi dalam waktu dekat, dan hal ini akan menjadi pertarungan final antara Yehovah dan Iblis. Pada waktu itu Kristus, sebagai suatu makhluk roh, tidak akan kelihatan, tetapi Ia akan memimpin pasukan setianya, yaitu 144.000 para Saksi Yehovah, melawan kelompok Setan, yang terdiri atas kaum Katolik, Protestan, dan individu-individu lain yang berada dalam kegelapan.

Namun apa kata Alkitab tentang penampakan kembalinya Kristus ? Tuhan kita yang diberkati jelas belum kembali ke bumi. Tetapi Ia akan turun dari langit setiap saat untuk menyelamatkan jemaatNya. Ingatlah perkataan yang disampaikan oleh malaikat kepada murid-murid ketika Tuhan Yesus terangkat ke sorga: "¼Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit ? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga" (Kis. 1:11). Perhatikan penekanan pada "Yesus ini" - akan datang kembali - dengan kata lain, ketika Yesus bangkit dari kubur, itu adalah dalam arti literal, bentuk tubuh kedagingan. Ia masih membawa bekas luka paku di tangan dan kakiNya, dan bekas luka tombak di rusukNya. PenampakanNya kepada Thomas membuktikan kenyataan ini. Dan ketika Yesus datang kembali, Ia akan datang dalam bentuk tubuh kedagingan manusia, dan dapat dilihat. Ia akan tetap membawa bekas tanda paku di tangan dan kakiNya dan bekas luka tombak di rusukNya.

Ia akan kembali ke bumi ini dengan tubuh yang sama seperti ketika Ia dikuburkan dan dibangkitkan dari kubur. Paulus menyatakan: "Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini" (I Tes.4:16-18). Dalam Titus 2:13, kita membaca: "¼dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus". Tetapi apa yang dikatakan oleh para Saksi Yehovah tentang:

 

6.Hukuman Kekal Bagi Orang-orang Berdosa Yang Tersesat ?

 

Di dalam volume I "Studies in the Scriptures", hal. 127, mereka mengatakan:"Banyak yang telah menelan kesalahan ide bahwa Tuhan mengadili umat manusia dalam pengadilan kehidupan dengan pilihan siksaan kekal, padahal sama sekali tidak pernah ada petunjuk mengenai hukuman tersebut"Pada halaman 128 volume yang sama kita dapatkan pernyataan ini:"Siksaan kekal tidak pernah tercatat di dalam Perjanjian Lama, dan pernyataan tersebut hanya sedikit ditemukan dalam Perjanjian Baru sehingga akan timbul salah tanggap jika diajarkan".Dalam volume mereka, "Let God Be True" pada hal. 79, mereka menyebutkan doktrin tentang hukumakekal sebagai suatu "doktrin yang mencemarkan Tuhan". Pada hal.80-nya juga dikatakan: "Doktrin tentang neraka yang apinya tak pernah padam dimana para pendosa akan mengalami siksaan kekal setelah mati tidak mungkin benar".

 

Tetapi apa kata Alkitab tentang hukuman kekal atas orang-orang berdosa yang tersesat ? Sebenarnya ayat-ayat di dalam Alkitab yang berbicara tentang neraka lebih banyak daripada yang berbicara tentang sorga. Setiap orang percaya yang paham akan Alkitab tahu bahwa jika kita menginginkan Tuhan yang pengasih dengan kasih yang tak terbatas, kita juga harus menerima Tuhan yang pemurka dengan murka yang tak terbatas. Orang-orang yang tidak mau bertobat ini sangat sulit memahami masalah ini. Secara alami, seorang manusia berdosa pasti sangat tidak suka berpikir tentang diadili oleh Tuhan yang kudus atas dosa-dosanya. Sebagai akibatnya bidat-bidat dengan suatu dogma yang sejenis dengan ‘teologi’ Russellistik begitu menjamur, khususnya pada masa kemunduran moral dan rohani ini. Tak seorangpun yang telah diselamatkan akan bersukacita jika mengingat orang-orang yang belum diselamatkan akan masuk dalam hukuman kekal. Seorang penginjil terkenal, Dwight Lyman Moody pernah mengungkapkan bahwa jika seseorang berkhotbah tentang neraka, dia akan meneteskan air mata ! Deskripsi Alkitab tentang tempat kesengsaraan kekal itu menyebabkan kita semua menjadi gentar. Tak ada satu mahasiswa Firman Tuhan yang paling sensitif sekalipun tidak akan menyangkal bahwa Alkitab menyatakan Neraka sebagai suatu tempat literal dimana siapa saja yang menolak Kristus sebagai Juruselamat akan dihukum selamanya.

Izinkanlah saya untuk memberikan daftar beberapa ayat dalam Alkitab yang berbicara tentang doktrin Neraka:

Mzm.9:17; Ams.5:5; 9:13-18; 15:24; 23:13-14; Yes.30:33; 33:14; Mat. 3:12; 5:29-30; 7:13-14; 8:11-12; 10:28; 13:30,38-42,49-50; 16:18; 18:9,34-35; 22:13; 25:28-30; 25:41 & 46; Mrk.9:43-48; Luk. 3:17; 16:23-28; II Tes.1:9; II Ptr.2:4; Yud.6 & 23; Why.9:1-2; 14:10-11; 19:20; 20:10 & 15; 21:8.

Secara eksplisit ajaran Alkitab menyatakan bahwa barangsiapa yang menolak Kristus dan mati diluar Dia akan berada di dalam kekekalan Neraka. Ruang tidak akan cukup untuk menceritakan begitu banyaknya penghujatan injil Russellisme itu. Pengajaran Saksi Yehovah begitu penuh dengan kesalahan yang kasar, brutal, dan jahat sehingga perbendaharaan kata manusia yang paling keras dan pedaspun tidak cukup digunakan untuk mengecamnya. Tetapi jika anda mau, mari simak bersama saya,

 

III. Kesimpulan-kesimpulan Bidat Ini

 

Cukup dikatakan bahwa dengan kesalahan yang begitu mendasar, filosofi pokok mereka telah melampaui batas kesalahan. Secara tetap saya menerima literatur dari orang-orang malang dan tertipu ini, dan beberapa waktu yang lalu salah seorang dari mereka menulis: "Traktat terlampir mempersembahkan kebenaran tentang APA ITU SAKSI YEHOVAH, dan jikalau anda tidak menyampaikan kebenaran tentang Saksi Yehovah kepada jemaat anda, maka anda akan menerima hukuman setimpal dari Allah Yehovah". Kemudian surat itu ditambahkan beberapa kutipan ayat yang diselewengkan dsb. Anda dapat menilai sikap yang khas dari para penganut sekte penipu ini.

Mereka merasa bahwa setiap orang, atau kelompok yang tidak setuju dengan mereka, adalah dari Iblis. Mereka berani menegaskan bahwa semua denominasi, Protestan maupun Katolik, telah menciptakan suatu kelompok yang merupakan "Organisasi Setan" dan yang akan selamat hanyalah orang yang berpaling kepada gerakan mereka dan masuk ke dalam apa yang mereka sebut sebagai "Kerajaan Teokratik". Tetapi Alkitab menyatakan kepada kita hanya ada satu jalan untuk menjadi anggota Kerajaan Allah, dan itu adalah dengan mengalami lahir baru. Yoh.1:12 mengatakan "Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya". Yoh. 3:3 : "¼ Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah". Yoh.14:6: "Kata Yesus kepadanya:"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku".

Yesus mengatakan: "Datanglah kepadaKu", bukan datang kepada organisasi yang dibentuk oleh manusia ! Bila kita tidak mengabungkan diri ke dalam sebuah gereja lokal, kita tidak akan diterima ke dalam Kerajaan Allah. Kita harus melalui gereja untuk menuju Yesus Kristus, dan di dalam Dia kita mendapat pengampunan dosa kita. Para "Saksi" tersebut juga mengucilkan seluruh pemerintahan manusia sebagai "Organisasi Setan". Mereka percaya semua otoritas sipil adalah berasal dari Iblis, dan sebagai akibatnya, mereka tidak akan menghormati bendera dari negara manapun juga. Mereka tidak akan memberikan hak suaranya, mereka tidak akan mengambil bagian dalam kepentingan umum, mereka juga tidak akan membela negaranya dari serangan luar.

Dalam koresponden yang disebut di bagian depan, informan saya mengatakan hal-hal ini: "Saya bertanya pada salah seorang Saksi Yehovah apakah ia akan mempertahankan diri jika seorang perampok menyerang dia di jalan dan ia mengatakan ia akan melawan. Kemudian saya menanyakan lagi apakah ia akan mempertahankan negaranya jika diserang oleh suatu kekuatan luar dan ia mengatakan tidak. Jawabannya ia landaskan atas 10 Perintah Allah:"Janganlah kamu membunuh". Saya menekankan bahwa mempertahankan diri melawan perampok berarti ia juga mengambil resiko membunuh; kemudian ia berubah pikiran dan berkata lebih baik ia minta polisi yang menahan perampok itu jika ada polisi disitu. Jika tidak, ia akan tetap mempertahankan dirinya. Coba lihat, polisipun tidak akan percaya apa yang menjadi keyakinan orang itu ".

 

Setiap orang yang mempunyai pikiran terbuka jika membaca Rom.13:1-7; I Tim.2:1-2; Tit. 3:1 dan I Ptr.2:13-14 dapat melihat kekeliruan ajaran Russellistik sehubungan dengan pemerintahan manusia dalam ajaran yang begitu jelas dari Firman Tuhan. Dan firman yang berasal dari mulut Yesus sendiri ini semestinya diterima oleh setiap orang Kristen sebagai tanggungjawab dalam hal: "¼..Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah" (Mat.22:21). Permasalahan sebenarnya bukanlah karena pemerintah atau masalah komersielnya yang jahat, tetapi karena lingkungan aktivitas manusia yang terdiri dari manusia yang penuh dosa itu. Hati manusia adalah jahat dan pengajaran jahat Russellisme tidak dapat berbuat apa-apa untuk membersihkan hati manusia yang penuh dosa itu, tetapi lebih cenderung lagi membutakan manusia dari kebenaran.

Ada lagi kesimpulan salah dari sekte ini, yaitu pernyataan Hakim Rutherford bahwa Yesus sebenarnya kembali ke bumi tahun 1874 dan karya pemulihan kembali dimulai pada 1878 dan diakhiri tahun 1918. Kemudian bahwa Tuhan perlu datang ke "BaitNya" tentu saja artinya, para "Saksi" itu sendirilah yang akan diurapi untuk menggenapi makna kedatanganNya. Pada tahun 1914 semestinya Yesus naik tahta dan pemerintah-pemerintah dunia ini menjadi "kerajaan-kerajaan Tuhan kita dan Kristus" (Why.11:15). Pemerintahan Setan dikatakan telah mencapai puncaknya pada tahun itu, dan dikatakan bahwa penghakiman atas utusan si Jahat telah dilaksanakan sejak itu. Para gembala jemaat dikatakan telah dihukum tanpa diberi kesempatan untuk masuk ke dalam terang.

Para "Saksi"lah yang diberi kesempatan untuk memakai "pakaian mempelai keselamatan" dan semua gereja dikatakan dibawah dominasi para politisi dan pendeta yang korup. Tetapi betapa indahnya bila kita bersandar pada pernyataan Firman Tuhan yang sederhana daripada pernyataan manusia yang begitu bertentangan, membingungkan dan penuh kekacauan. Sebaliknya Saksi Yehovah mengatakan bahwa keselamatan ada dalam organisasi mereka yang terbatas, namun Alkitab menyadarkan kita bahwa keselamatan kita hanya di dalam Yesus Kristus - ¼" Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Kis.4:12). Meskipun Saksi Yehovah mengatakan bahwa Kristus datang kembali pada tahun 1914, Alkitab secara tegas menyatakan bahwa ketika Yesus datang kembali untuk memulihkan kerajaanNya, tidak akan ada perang dan berita-berita perang lagi. Kemudian Ia akan bertahta dan memerintah dengan tongkat besi yang akan meremukkan seperti tembikar tukang periuk semua lawan-lawanNya. Nubuatan Yesaya 11:5-6 akan digenapi:"Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang. Segala serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama dan seorang anak kecil akan menggiringnya".Dan hal ini menuntun kita untuk mempertimbangkan:

 

IV. Bencana dari Bidat ini

 

Di dalam Wahyu pasal 19, kita membaca bahwa ketika Tuhan Yesus turun dari sorga dengan kuasa dan kemuliaan yang agung, Ia akan datang sebagai Raja atas segala raja dan Tuhan dari segala tuhan. Dalam II Tesalonika, Paulus menulis bahwa pada hari itu, "¼..pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diriNya bersama-sama dengan malaikat-malaikatNya, dalam kuasaNya, di dalam api yang bernyala-nyala, dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Kristus, Tuhan kita. Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatanNya" (II Tes.1:7-9).

Dari pengajarannya jelas dapat dibuktikan bahwa Saksi Yehovah tidak mengenal Allah yang benar. Daripada ‘menerima Injil", mereka secara praktis menolak setiap kebenaran Injil. Karena itu, mereka termasuk orang-orang yang pada hari penggenapan dan penghakiman, yang akan berteriak kepada gunung-gunung dan batu-batu karang: "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas tahta dan terhadap murka Anak Domba itu" (Why.6:16).

Dalam Wahyu pasal 20, kita pelajari lebih lanjut nasib bidat jahat dan tercela dan semua yang menolak iman yang diberikan kepada para orang kudus: "Lalu aku melihat suatu tahta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapanNya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan tahta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan.Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu" (Why. 20:11-15).

 

Pada saat itu pasti merupakan saat yang sangat membingungkan dan ketakutan yang luar biasa serta bencana bagi ribuan bidat-bidat itu ketika mereka harus bertekuk lutut dan mengaku di depan segala yang ada di alam semesta ini bahwa Yesus Kristus, yang Keillahiannya mereka sangkal, ternyata adalah Tuhan yang dimuliakan Allah Bapa: "Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku:"Yesus Kristus adalah Tuhan", bagi kemuliaan Allah, Bapa !" (Fil.2:9-11).

  

 

Add comment

Security code
Refresh