04:23:54 - 20.11.2017
Powered By JosXP.com

Anda Pengunjung ke:

Untuk Kalangan Sendiri

Website Ini Untuk Kalangan Sendiri, Untuk Kalangan Kristen dan Katolik. Artikel di ambil dari berbagai sumber.
Isi di luar tanggung jawab redaksi.Jika ada pertanyaan, silahkan email redaksi = admin@yesuskristus.com
HOME arrow ARTIKEL ROHANI arrow Mengusir Tujuh Setan
Mengusir Tujuh Setan PDF Print E-mail

Ayat Referensi:

Markus 16:9. Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.

 

Markus 16:17-18

Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,  mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

 

 

Setelah selesai berkhotbah di ibadah TKISS, di Lion City Hotel, Singapore, tanggal 13 September 2009, seseorang menghampiri saya dan menyampaikan bahwa ada yang minta dilayani di ruangan di samping ruangan kebaktian.

 

Saya berpikir mungkin masalah rumah tangga biasa.
Di ruangan itu saya bertemu dengan pasangan suami istri muda.
Mereka sedang terduduk dilantai.
Sang istri sedang menangis ketakutan dan memeluk suaminya.

Seorang ibu, Ibu Lili, yang membimbing rohani mereka selama ini, menjelaskan bahwa sang istri kerasukan 7 setan. Sang istri kena guna-guna, dan akhirnya berhasil ditiduri oleh laki-laki lain. Laki-laki itu mengirim 7 setan ini untuk mengikat sang istri.

Nama sang suami adalah Salim (samaran) dan istri adalah Rohana (samaran).
Mereka orang Sabah (Malaysia) yang bekerja di Singapore.

 

Saya konseling dulu suaminya menanyakan keadaan keluarga muda ini.
Mereka baru menikah tahun ini dan belum dikaruniai anak.
Sang suami mengetahui bahwa istrinya kena guna-guna dan berselingkuh dengan pria lain namun sang suami sudah mengampuni  istrinya. Suaminya sangat mencintai istrinya.

 

Sang istri pun mengatakan mencintai suaminya namun tidak sanggup meninggalkan laki-laki yang meng-guna-guna-i dia. Karena ikatan setan yang dikirim oleh laki-laki tersebut.

Saya ajak bicara sang istri tapi sang istri kelihatan ketakutan. Dia tidak berani memandang mata saya. Dia berteriak-teriak minta pulang.
Kadang-kadang, setan itu yang berbicara melalui mulutnya dan berkata dia tidak mau keluar karena Rohana sudah jadi miliknya.

 

Saya berdoa di dalam roh meminta Tuhan membungkus keluarga saya.
Hal ini biasa saya lakukan supaya setan tidak menyerang keluarga yang kita kasihi setelah mereka keluar dari orang yang kita layani.

 

Lalu saya menengking setan itu untuk keluar.
Di dalam nama Yesus Kristus. Aku perintahkan engkau keluar!

Rohana menjeri-jerit. Dia bilang dia kepanasan!
Rohana minta suaminya supaya pulang.
Dia merengek-rengek minta pulang.
Setan itu tetap tidak mau keluar.


Saya tidak mau menyerah.
Saya ulangi lagi dan berdoa.
Saya bertindak profetik, seolah-olah mengumpulkan urapan api di telapak saya, dan berkata : “Dalam nama Yesus, aku perintahkan engkau keluar!” sambil menumpangkan tangan saya di kepala sang istri, saya berkata “ Saya bakar kamu setan, pergi!”

Rohana menjeri-jerit. Dia bilang dia kepanasan!
Jeritannya begitu keras, sampai saya kuatir jangan-jangan ada yang terganggu karena kami ada di hotel. Namun ibu Lili mengatakan tidak usah kuatir.

 

Setan itu merasakan dibakar oleh api Tuhan!
Namun setan itu tetap tidak mau keluar.

Saya ulangi berulang-ulang namun setan itu tetap tidak mau keluar... 

 

Lalu suaminya cerita, tadi pagi Rohana tidak mau ke Gereja karena setan yang merasuk dia berkata bahwa ada seseorang yang di takuti oleh mereka di gereja nanti.

Suaminya menterjemahkan hal itu dan berkata bahwa orang itu adalah saya.
Saya cuma tersenyum. Saya sudah hampir menyerah.
Saya berpikir, mungkin butuh doa puasa dan dukungan dari para pendoa.

 

Saya berkata, bagaimana kalau kita atur lagi janji untuk pelepasan.
Namun sang suami berkata bahwa mereka akan pulan ke Sabah, Malaysia malam ini dan mungkin  sang istri tidak kembali ke Singapore untuk jangka waktu yang lama.


Mendengar itu, saya tidak ada pilihan, selain melanjutkan peperangan dengan ketujuh setan itu.

 

Tubuh saya cukup capai karena baru saja berkhotbah dan mendoakan banyak orang di altar call kebaktian tadi. Di altar call kebaktian tadi, saya mendoakan orang satu-persatu. Banyak mereka bertumbangan, rebah di bawah kuasa Roh Kudus. Bahkan ada yang belum saya tumpangi tangan, sudah jatuh duluan. Rasanya energi sudah terkuras semua…

 

Tiba-tiba Roh Kudus memberi sebuah inspirasi.
Saya minta suaminya keluar ruangan. Hanya tinggal saya dan sang istri dan Ibu Lili yang membantu saya sejak awal.

Sang istri, melihat suaminya keluar ruangan, memelas melas untuk ditemani suaminya.

 

Saya suruh sang istri melihat wajah saya tapi tidak mau.
Setan itu takut memandang wajah saya!
Saya bertanya, siapa nama kamu?
Setan itu menjawab : Ismail
Saya bertanya, berapa jumlah kamu?
Setan itu menjawab: Tujuh

Saya berkata bahwa Roh yang di dalam saya lebih besar kuasanya dan di  dalam Nama Yesus , semua setan itu harus tunduk.

Saya berkata dengan suara yang nyaring : Di dalam nama Yesus, hai kamu Setan yang bernama Ismail yang dikirim oleh orang yang bernama Nurdin untuk  mengikat Rohana. Saya perintahkan kamu keluar! Keluar! Keluar!

 

Saya tumpangkan tangan saya di bagian belakang punggung sang istri seolah olah saya mendorong setan itu untuk keluar dari perut melalui mulut sang istri.

 

Sang istri menjerit-jerit histeris!
Sepertinya dia mau muntah!

Saya berkata lagi: Saya perintahkan kamu keluar! Keluar! Keluar!


Tiba-tiba, sang istri lemas dan tidak siuman di lantai.

 

Setan itu telah keluar!

 

Puji Tuhan!

 

Saya dan ibu Lili bersuka cita lalu mendoakan supaya sang istri dipenuhi Roh Kudus.
Saya menghembusi dia dengan pengurapan Roh Kudus.
Saya melihat ada air mata diwajahnya.

 

Setelah itu saya undang suaminya untuk masuk.
Suaminya terkejut karena istrinya dalam keadaan tidak siuman.

 

Saya berkata: Setannya sudah keluar…
Dia berkata : Puji Tuhan!

 

Saya minta supaya istrinya tidak usah dibangunkan. Biar bangun sendiri saja.
Saya pamit pulang dan meninggalkan nomor handphone saya kepada ibu Lili supaya dikabari perkembangannya.


Hari Selasa, Ibu Lili mengabari saya bahwa, suami istri itu sangat bahagia bahwa setan itu sudah di usir dari sang istri. Dan hidup pernikahan mereka dipulihkan!
Saya bertanya :  Apa yang sang istri alami ketika tidak sadarkan diri?
Kira-kira Rohana tidak sadarkan diri selama 10 menit.


Inilah cerita sang istri:

 

Saya merasakan setan itu pergi..
Saya melihat seseorang yang bercahaya berjalan mendekati saya tapi saya tidak sanggup memandang wajahNya.
Bercahaya kemilau!
Damai sejahtera meliputi hati saya.
Saya yakin dia adalah Tuhan Yesus Kristus.

Yesus mengajak saya ke sebuah meja.
Di meja itu ada sebuah roti.
Yesus membelah roti itu menjadi dua dan menyuruh saya makan separuh.
Yesus makan bagian roti yang lain.
Yesus mengadakan perjamuan dengan saya.
Saya merasakah bahagia yang luar biasa!
Lalu saya siuman.

 

Sumber Cerita:

Pdt.F


Apakah Anda diberkati oleh kesaksianl di atas? Anda belum yakin akan keselamatan anda?


Ikuti doa di bawah ini :

 

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa.

 Amin!

 

 

 

Add comment

Security code
Refresh