12:51:23 - 23.07.2017
Powered By JosXP.com

Anda Pengunjung ke:

Untuk Kalangan Sendiri

Website Ini Untuk Kalangan Sendiri, Untuk Kalangan Kristen dan Katolik. Artikel di ambil dari berbagai sumber.
Isi di luar tanggung jawab redaksi.Jika ada pertanyaan, silahkan email redaksi = admin@yesuskristus.com

S u r v e y

Apakah anda percaya adanya Surga dan Neraka?
 
Selain Yesus, siapakah Tokoh Alkitab favorit anda?
 
Jika anda mati malam ini, anda akan pergi ke:
 
Baptisan Apa Yang Anda Alami
 
Apakah Anda Memberi Persepuluhan Ke Gereja?
 
HOME
Berjumpa Dengan Tuhan PDF Print E-mail

 

Shalom,


Salam dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus, saudara-saudaraku yang terkasih, sahabatku, teman-temanku dan buat mereka yang belum mengenal Yesus sebagai Juru Selamat. Ijinkan aku menceritakan peristiwa yang aku alami saat berjumpa dengan Tuhan Yesus. kesaksian masa kecilku yang selama ini aku simpan hanya aku ceritakan kepada saudara2ku yang terdekat saja. Dan Tuhan menegur aku dengan berbagai cara untuk dapat menceritakan kejadian ini kepada siapa saja…sebenarnya aku tidak punya keberanian ini…tapi aku percaya Tuhan pasti menolong. Kejadian ini aku alami saat usiaku 10 thn sudah cukup lama + 28 Thn yang lalu (saat ini aku berumur 38 thn) TAPI sejak peristiwa itu aku tidak dapat mengingatnya karna memang disimpan Tuhan didalam pikiranku sampai aku berusia 23 thn pada waktu aku sedang konseling dengan seorang teman karna Dia akan pindah kepercayaan (tidak mau mengikut Yesus)disitulah Tuhan bukakan lagi ingatan pada waktu aku berjumpa dengan Tuhan…. Dan dengan kesaksian ini ternyata dapat menguatkan imannya lagi. kiranya lewat kejadian yang aku alami ini dapat menguatkan iman saudara2ku, sahabat2ku, taman2ku kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menjadi Tuhan dan Juru Selamat kita…. dan kiranya dapat juga menjadi kesaksian bagi mereka yang belum mengenal Tuhan Yesus sebagai Allah yang hidup.


begini kejadiannya:
Waktu itu aku berumur + 10 thn dan sedang mengalami sakit diare/muntaber (muntah2 dan berak2). Sakitku itu sudah berlanjut 3 hari dan pada hari yang ke 3 aku di doakan oleh seorang pendeta yang kebetulan masih saudara dari ibuku (adik Ipar)…..dan keesokan harinya(hari ke 4) sekitar jam 10 pagi dengan kondisi tubuh yang masih lemah dan dalam keadaan tertidur, tiba-tiba aku terbangun oleh suatu suara yang memanggilku: “ Denny bangun…!!!” dengan tubuh yang masih lemah aku bangun dari tempat tidurku dan mencari suara yang memanggilku itu. Aku ke dapur dan mendapati pembantu RT ku (namanya yenni) sedang memasak, kemudian aku bertanya kepadanya: “Yenni, ada apa kamu memanggilku?” tetapi sambil kebingungan yenni manatapku dan berkata: “loh kamu kan sedang sakit, tidak ada yang memanggil kamu koq, ayo tidur lagi!” Kemudian aku kembali ke kamarku dan tidur lagi, tetapi tidak berapa lama aku dipanggil lagi dengan suara yang sama: “Denny, bangun..!!!”. aku segera bangun, dengan rasa penasaran aku mencari suara itu dan kembali kedapur untuk menanyakan hal yang sama kepada yenni. Kataku: Yen, kamu panggil aku yah? Jangan bercanda dong aku khan lg sakit neh” tapi karna dia tidak merasa memanggilku dia kemudian menyuruhku untuk kembali ke kamar. Lalu aku kembali ke kamarku dengan rasa penasaran. Selagi aku berpikir tentang suara itu, tiba2 terdengar lagi suaraNya memanggilku dengan panggilan yang sama: “Denny, bangun!!!” (suaranya terdengar lembut menggema diseluruh ruangan kamarku) kali ini aku teringat akan cerita sekolah minggu tentang kisah Samuel yang di panggil Tuhan” lalu aku menjawab suaraNya: “iya Tuhan ada apa?” lalu suara Tuhan Berkata: Bangunlah dan lihatlah ke jendela, ada sebuah tangga yang turun dari langit”


 

AKU MELIHAT TANGGA TURUN DARI LANGIT


Aku duduk disamping tempat tidur sambil mencari asal suara tersebut, tiba tiba aku melihat setan yang banyak sekali mencoba menakut-nakuti aku. Rupanya seperti(helowen) berkepala bulat dengan tanduk diatas kepala, mata bulat, gigi taring dan ada ekor kecil di bawah kepalanya dan banyak sekali jumlahnya
Setan itu mencoba menerkamku dan menakut-nakutiku….sehingga aku sangat ketakutan dan menutup mukaku dengan bantal. Dalam keadaan ketakutan terdengar lagi suara Tuhan memanggilku dan semua setan yang ada didalam kamarku lari terbirit-birit karna takut akan suara Tuhan. Tuhan berkata: “Bangunlah, lihat ada tangga yang turun dari langit”
Setelah itu aku duduk lagi dan berpikir (dengan keluguan seorang anak kecil) dalam pikiranku mungkin Tuhan menyuruh aku untuk membuat tangga. Kebetulan di tempat tidurku ada banyak bantal sehingga aku mengambilnya dan menyusunnya menjadi tangga.
Sementara aku sedang menysusun bantal2 (untuk di jadikan tangga2an) datanglah pembantuku dan memarahiku katanya: “kenapa bantal2 ini di taruh dilantai,kembalikan ke tempat tidur!!! ” . dengan perasaan sedih aku mengambil bantal2 itu dan mengembalikanya ke tempat tidur. Sesudah itu sementara aku sedang merapikan bantal2 tersebut aku melihat ke a ah jendela ada sebuah tangga awan yang turun dari langit sampai kedepan jendela kamarku.

AKU MELIHAT MALAIKAT


Ada sebuah tangga yang turun dari langit, tangga tersebut terbuat dari awan (awan – awan yang membentuk/menyerupai tangga) dan di setiap anak tangga berdiri malaikat Tuhan dengan wajah bersinar. Saudara2ku yang terkasih didalam Tuhan Yesus Kristus, sahabat2ku, teman2ku dan setiap orang yang membaca kessaksian ini begitu aku melihat malaikat Tuhan maka ada sukacita yang besar di hatiku..dan aku mau memberikan sedikit gambaran tentang malaikat2 Tuhan ini.
Malaikat2 Tuhan ini berwajah tampan, rambut kuning keemasan tapi tidak panjang, dengan sepasang sayap kecil dipundaknya (kiri dan kanan) dengan memakai jubah panjang (mirip jubah yang di pakai Choire di gereja) berwarna putih.
Dianak tangga yang pertama berdiri malaikat Tuhan sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum kepadaku. Di anak tangga yang kedua, sampai keatas ada malaikat Tuhan yang sedang bermain musik (alat musik tradisional ) ada malaikat yang memainkan kecapi, terompet, memukul drum, simbal. Dan musik/lagu yang malaikat imainkan itu belum pernah ada di dunia ini bahkan suaranya terdengar lebih indah dari musik apapun di dunia ini, sangat harmoni dan musiknya seperti iringan marchirng band gitu deh…
kemudian aku melihat ketangga yang paling atas duduklah Tuhan Yesus ditahtanya dengan di temani oleh dua orang yang berdiri di sisi sebelah kiri dan kanan sambil memegang kitab

AKU MELIHAT WAJAH ANAK ALLAH


Aku berkata kepada Tuhan Yesus : “Tuhan, boleh ngga aku menatap wajahMu? Kemudian kata Tuhan kepadaku: “Lihatlah”. Aku mencoba menatap wajah Tuhan tetapi tidak bisa lama karna wajahNya diliputi oleh kemuliaanNya, wajah yang bercahaya melebihi cahaya matahari sehingga menyilaukan mataku, tetapi samar samar kulihat wajah itu mirip dengan wajah yang aku kenal lewat gambar2, berambut panjang (sebahu) dan berjanggut. Dialah TUHAN YESUS ANAK ALLAH YANG HIDUP itu. Wajah yang penuh wibawa, tegas …..dan suaranya bagaikan halilintar yang menggema ke segala penjuru. Aku melihat di sebelah kanan Tuhan Yesus berdiri seseorang dengan memegang kitab gulungan yang telah terbuka sampai kelantai.sedangkan disebelah kiri berdiri seseorang yang memegang kitab yang tebal dan berukuran + 30 x 50 cm sehingga menutupi dada orang tersebut. Kemudian aku mulai berbicara dengan Tuhan. Kataku: Tuhan boleh gak aku naik keatas ( ke tempat Tahta Tuhan) dan Tuhan berkata : “Naiklah”. Aku mencoba untuk naik ke tahta Tuhan tetapi tubuhku terhalang oleh tembok… aku mencoba lagi dan lagi tetapi tetap tidak bisa (karna rohku tidak mau keluar dari tubuhku) akhirnya aku berkata kepada Tuhan: “Tuhan aku gak bisa” tetapi Tuhan berkata : “Cobalah sekali lagi” dan aku mencoba sampai tiga kali tetapi tetap aja gak bisa….. akhirnya aku berkata kepada Tuhan: “Tuhan, sudah aku coba untuk naik ke tempatMu, tapi tidak bisa Tuhan, kalo begitu boleh gak aku memegang tangan malaikat aja?” Tuhan berkata: “Peganglah” kemudian aku memegang tangan malaikat itu dan aku mulai menangis…da n hatiku penuh dengan sukacita. Setelah itu Tuhan berkata kapadaku:” Baik-baiklah kamu di bumi ini” kemudian aku berkata lagi kepada Tuhan : “Tuhan boleh gak jemput aku lagi setelah aku dewasa nanti ?”….sampai disini aku tawar – menawar dengan Tuhan mengenai umurku….tetapi Tuhan hanya diam…setelah itu Tuhan menghilang dari pandanganku…..
Setelah kejadian itu aku sembuh total dari sakitku dan kejadian itu Tuhan simpan dalam ingatanku (aku tidak ingat lagi kejadiannya) sampai + 13 tahun lamanya atau ketika aku berumur 23 thn, pada saat itu adda sahabatku dari bali datang dan sedang berlibur di jogja. Saat itulah Tuhan membuka ingatan itu tepat disaat sahabatku itu sedang konseling mengenai imannya yang sedang goyah.. ajaibnya Tuhan membuka ingatanku sehingga aku dapat bersaksi kepada sahabatku itu dan menceritakan setiap detail dari kejadian yang aku alami itu. Dan puji Tuhan lewat kesaksian itu, sahabatku itu dapat dikuatkan imanya dan aku percaya bahwa lewat kesakisan ini Tuhan ingin nyatakan kemuliaanNya kepada kalian semua bahwa Hanya Dia Yesus Tuhan yang menyelamatkan. Dia mau mengingatkan kita untuk percaya kepadanya (hanya kepada Tuhan Yesus Kristus) 100%. Puji Tuhan. Semoga kesaksianku ini dapat menguatkan iman saudara2ku yang terkasih didalam Tuhan, sahabat dan teman2ku dan juga dapat mengetuk pintu hati bagi siapapun yang belum mengenal Tuhan Yesus Kristus sehinggga dapat menerimaNya sebagai Tuhan dan Juru Selamat manusia. Dan kejadian ini sudah 28 tahun yang lalu tetapi sampai saat ini Tuhan menegur aku dengan berbagai cara karna aku hanya diam dan tidak mencritakan kepada orang lain.
Aku sebenarnya tidak terpikir untuk menceritakan semua ini lewat email kepada kalian semua, tapi beberapa bulan lalu (awal September 2009) aku terkena serangan jantung akibat dari hipertensi yang aku derita. Dan aku terpaksa harus masuk ke ICU selama seminggu. Dan pada waktu malam pertama aku di ICU dalam mimpiku aku melihat Tuhan Yesus, Dia menaiki seekor kuda putih dengan pedang di tangan dan menghalau tangan- tangan yang ingin memegang Tuhan. Aku tidak tahu makna dari mimpi itu tapi aku percaya Tuhan Yesus pasti melepaskan aku dari maut dan kemudian dari hasil diagnosa dokter terjadi pembengkakkan pada jantung….tetapi sekali lagi Tuhan nyatakan MujizatNya setelah aku keluar dari rumah sakit. (pada waktu control ulang) dokter mengatakan bahwa sudah tidak ada pembengkakkan pada jantungku, HALLELUYA….ini berarti mujizat bagiku. Oleh sebab itu aku menyadari bahwa Tuhan masih memberikanku kesempatan untuk hidup dan bersaksi kepada kalian semua mengenai semua kebaikkan yang Tuhan berikan dalam hidupku.
Amin.

 

Sumber Kesaksian:

Danny R.Giri (Kupang)

 

Add comment

Security code
Refresh