00:37:53 - 23.04.2014
Powered By JosXP.com

Anda Pengunjung ke:

Untuk Kalangan Sendiri

Website Ini Untuk Kalangan Sendiri, Untuk Kalangan Kristen dan Katolik. Artikel di ambil dari berbagai sumber.
Isi di luar tanggung jawab redaksi.
Home
Seri Iman Kristen (6/10) PDF Print E-mail

Nama Kursus : DASAR-DASAR IMAN KRISTEN

Nama Pelajaran : Manusia Kedua dari Tuhan

Kode Pelajaran : DIK-P06

 

Pelajaran 06 - MANUSIA KEDUA DARI TUHAN

DAFTAR ISI

Teks Alkitab

Ayat Kunci

 

1. Mengapa Diperlukan Manusia Kedua?

2. Manusia Kedua Dari Tuhan

a. Siapakah Manusia Kedua Ini?

b. Bagaimana Manusia Kedua Ini Datang ke Dunia?

c. Yesus Kristus Adalah Tuhan Dan Manusia

d. Tujuan Yesus Kristus Datang ke Dunia

e. Manusia Kedua Dicobai

f. Yesus Bergumul di Getsemani

g. Kematian Tuhan Yesus yang dahsyat

h. Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus yang mulia

i. Tuhan Yesus kembali ke Surga

j. Yesus Kristus Tuhan Atas Segalanya

k. Yesus Kristus Kepala Umat Yang Baru

DOA

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

TEKS ALKITAB

Matius 1:18-25, Filipi 2:5-11, Efesus 1:20-23

AYAT KUNCI

Roma 5:19

 

1. MENGAPA DIPERLUKAN MANUSIA KEDUA?

 

Tuhan menciptakan manusia pertama yaitu Adam karena ia menginginkan

satu bangsa yang akan memuliakan-Nya. Namun Adam telah memberontak

terhadap Tuhan. Dalam pelajaran yang lalu, kita telah melihat

akibat yang dahsyat dari ketidaktaatan Adam. Adam bukan saja

berdosa melainkan ia telah melahirkan keturunan yang turut berdosa.

Manusia yang seharusnya memiliki kehidupan Tuhan di dalam diri

mereka, kini telah terpisah dari Tuhan karena dosa. Manusia yang

seharusnya memiliki sifat Tuhan kini telah menjadi orang berdosa

yang mementingkan diri sendiri.

Sebenarnya manusia yang harus menguasai bumi tetapi sekarang telah

menjadi hamba kepada dosa dan Setan. Jadi, bagaimanakah umat

manusia yang telah berdosa ini dapat memuliakan Tuhan dan

menggenapi kehendak-Nya? Jawabannya adalah: Tidak dapat. Manusia

pertama dari Tuhan telah gagal untuk memuliakan-Nya. Oleh sebab

itulah, harus ada manusia kedua yang akan menjadi kepala dari suatu

umat yang baru yang akan memuliakan Tuhan.

Tuhan masih menginginkan suatu umat manusia pilihan-Nya yang akan

memuliakan Dia. Bagaimanakah Tuhan melakukannya? Tuhan akan

melakukannya melalui seseorang yang lain! Oleh karena kebinasaan

telah menimpa umat manusia melalui satu orang maka Tuhan

menyediakan keselamatan bagi umat manusia yang berdosa ini melalui

satu orang yaitu Kristus. Alkitab mengatakan:

"Jadi sama seperti ketidaktaatan satu orang semua orang telah

menjadi orang yang berdosa, demikianlah pula oleh ketaatan satu

orang semua orang menjadi benar." Roma 5:19

2. MANUSIA KEDUA DARI TUHAN

 

a. Siapakah Manusia Kedua ini?

 

Siapakah Manusia Kedua ini? Ia adalah Yesus Kristus. Berbeda dengan

manusia pertama yang berasal dari debu tanah, Manusia Kedua ini

berasal dari Sorga. Alkitab mengatakan: "Manusia pertama berasal

dari debu tanah, dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari

Surga." 1 Korintus 15:47

Tuhan mengasihi manusia dan ingin menyelamatkannya. Hal ini

dilakukan-Nya dengan mengutus Anak-Nya yang Tunggal ke dunia ini.

Ia akan mati untuk menebus dosa manusia. Namun Ia akan bangkit

kembali untuk menjadi Kepala bagi suatu bangsa yang baru yaitu

anak-anak Tuhan. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus

Kristus telah membuka jalan bagi kita untuk keluar dari bangsa

keturunan Adam yang berdosa dan menjadi anak-anak Tuhan.

b. Bagaimana Manusia Kedua Ini Datang ke Dunia?

 

Manusia kedua ini datang melalui inkarnasi. Apakah yang dimaksud

dengan inkarnasi itu? Inkarnasi ialah Tuhan sendiri telah menjadi

manusia. Betapa indahnya perkataan dalam ayat ini: "Pada mulanya

adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu

adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara

kita......." Yohanes 1:1, 14

Ia yang menciptakan manusia itu, Dia sendiri telah menjadi Manusia.

Ini adalah satu rahasia yang besar. Bahkan rahasia yang lebih besar

adalah tentang cara bagaimana Tuhan menjadi manusia. Manusia

pertama yaitu Adam diciptakan sebagai manusia yang telah dewasa

tetapi Manusia Kedua yaitu Yesus Kristus memasuki alam semesta

sebagai bayi yang kecil dan tak berdaya.

Tuhan Yesus lahir melalui seorang perawan. Ia tidak memiliki bapa

manusia. Jadi, siapakah Bapa-Nya? Bapa-Nya adalah Allah sendiri!

Maria, ibu-Nya bertunangan dengan Yusuf, namun sebelum mereka

menikah, malaikat telah menampakkan dirinya kepada Maria dan

berkata,

"Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Tuhan Yang Maha tinggi akan

menaungi engkau; sebab itu anak yang engkau lahirkan itu akan

disebut kudus, Anak Tuhan." Lukas 1:35

Malaikat itu juga menampakkan dirinya kepada Yusuf dan berkata:

"Yusuf anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai

istrimu, sebab anak yang ada di dalam kandungannya adalah dari Roh

Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan

Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa

mereka." Matius 1:20-21. Nama Yesus berarti "Juruselamat."

c. Yesus Kristus adalah TUHAN - MANUSIA

 

Yesus Kristus disebut Tuhan-Manusia karena Ia adalah Tuhan yang

sempurna dan Manusia yang sempurna. Ia satu dengan Tuhan dan juga

satu dengan umat manusia. Ia disebut sebagai "Anak Allah" karena Ia

adalah satu-satunya Anak Tunggal Bapa. Ia disebut "Anak Manusia"

karena Ia mewakili semua umat manusia. Alkitab mengatakan, "Dan

sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita; Dia yang telah

menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia ...." 1 Timotius 3:16

d. Tujuan Yesus Kristus Datang ke Dunia

 

Mengapa Yesus Kristus datang ke dunia ini? Ada dua alasan yang

penting.

Pertama, Ia datang untuk membinasakan semua pekerjaan Iblis.

Alkitab mengatakan: "Untuk inilah Anak Tuhan menyatakan diri-Nya,

yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu."

Yohanes 3:8

Kedua, Ia datang untuk menyediakan jalan agar kita dapat terlepas/

keluar dari bangsa keturunan Adam yang berdosa dan masuk ke dalam

keluarga Tuhan. Inilah arti diselamatkan itu.

e. Manusia Kedua Dicobai Iblis

 

Manusia pertama, yaitu Adam, telah dicobai Iblis. Manusia yang

kedua, yaitu Yesus, juga dicobai oleh Iblis. Alkitab mengatakan:

"Maka Yesus di bawa oleh Roh Kudus ke padang gurun untuk dicobai

oleh Iblis." Matius 4:1.

Mengapa Setan mencobai Yesus? Tujuan pencobaannya adalah supaya

Yesus tidak mentaati Tuhan. Tiga kali Setan mencobai Yesus agar

bertindak mengikut kehendak-Nya sendiri. Tiga kali juga Yesus

menolak untuk berbuat demikian. Setan dikalahkan. Manusia pertama

yaitu Adam, telah dikalahkan oleh Setan karena ia tidak mentaati

Tuhan. Namun Manusia kedua yaitu Yesus Kristus beroleh kemenangan

atas Setan karena Ia mentaati Tuhan. Tuhan Yesus juga menghadapi

banyak pencobaan lain dalam kehidupan-Nya dan beroleh kemenangan

karena Ia rela dan senang melakukan kehendak Bapa-Nya. Alkitab

mengatakan, "Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi

taat dari apa yang telah diderita-Nya." Ibrani 5:8. Oleh karena Ia

telah belajar mentaati Bapa-Nya di dalam segala perkara, maka Ia

siap menghadapi pencobaan yang terakhir dan terbesar yaitu di kayu

salib.

f. Yesus Bergumul di Getsemani

 

Di Taman Getsemani, pada saat Ia merenungkan tentang bagaimana Ia

akan menanggung dosa karena kita, Tuhan Yesus berlutut dan berdoa:

"Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin biarlah cawan ini berlalu

daripada-Ku,....." Ini menunjukkan bahwa penderitaan yang akan Ia

tanggung sangatlah besar. Namun demikian, Ia tetap taat kepada

kehendak Bapa-Nya dan Ia berdoa: "....tetapi janganlah seperti yang

Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." Mat. 26:39

g. Kematian Tuhan Yesus yang Dahsyat

 

Tuhan Yesus dibawa ke pengadilan di hadapan Pilatus, gubernur

Romawi. Di sana jubah-Nya ditanggalkan dan Ia dipukuli dengan

cemeti yang pada ujungnya ada benda tajam dari besi atau tulang

yang dapat merobek kulit badan. Ia diejek dan diludahi. Pada wajah-

Nya terdapat bekas-bekas siksaan dahsyat. Sebuah mahkota duri telah

dikenakan di atas kepala-Nya. Kemudian Ia disuruh memikul kayu

salib ke Kalvari, tempat Ia akan disalibkan. Di Kalvari, Setan

berusaha sedapat mungkin agar Yesus melakukan sesuatu yang akan

menyebabkan Ia gagal menjadi seorang Juruselamat yang sempurna.

Namun, dalam segala hal yang dilakukan oleh Setan itu terbukti Ia

tetap mengasihi dan taat kepada Tuhan dengan segenap hati-Nya. Ia

terus berserah kepada Bapa-Nya dan terus mengasihi manusia. Ia

menolak menyesali Diri-Nya. Ia tidak berusaha menyelamatkan Diri-

Nya. Ia taat disiksa di atas kayu salib bahkan sampai mati.

Pada akhir hidup-Nya, Manusia kedua dari Tuhan ini dapat berkata:

"Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan menyelesaikan

pekerjaan yang Engkau berikan kepadaKu untuk melakukannya." Yohanes

17:4

h. Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus yang Mulia

 

Tubuh Yesus Kristus yang hidup selama tiga puluh tahun di bumi ini

diturunkan dari kayu salib dan dibaluti dengan kain lenan. Jenasah-

Nya diletakkan di dalam kuburan seorang yang kaya. Selama tiga hari

dan tiga malam, tubuhnya terbaring di liang kubur tersebut.

Kemudian, sesuatu yang ajaib terjadi. Yesus bangkit dari kematian-

Nya oleh kuasa-Nya yang ajaib.

Manusia kedua dari Tuhan ini telah taat kepada Bapa-Nya di dalam

segala perkara. Kematian tidak dapat menguasai-Nya. Ia bangkit dari

kubur dan menjadi pemenang atas dosa, kematian dan Setan selama-

lamanya. Tuhan Yesus telah menampakkan diri kepada para murid-Nya

dalam tubuh kebangkitan-Nya dan bekas luka tusukan tombak di rusuk-

Nya.

Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus merupakan peristiwa

terpenting dalam sejarah alam semesta ini. Salib Yesus Kristus

adalah rencana utama Tuhan dalam menyelesaikan persoalan umat

manusia yang berdosa, setan dan para pengikutnya yang memberontak.

Ketika Kristus mati di salib, Setan berpikir bahwa ia telah beroleh

kemenangan. Namun perkiraannya itu keliru. Salib yang menjadi

andalan Setan untuk menghabiskan Tuhan Yesus akhirnya menjadi

bumerang baginya. Melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus,

Tuhan telah membinasakan pekerjaan-pekerjaan Setan dan melepaskan

semua yang telah diperhambanya. Alkitab mengatakan,

"Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging maka

Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam

keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya, Ia memusnahkan yaitu

Iblis yang berkuasa atas maut supaya dengan demikian Ia membebaskan

mereka yang seumur hidupnya berada di dalam perhambaan oleh karena

takut akan maut. Ibrani 2:14-15

i. Tuhan Yesus kembali ke Surga

 

Tuhan Yesus menampakkan dirinya selama empat puluh hari di bumi ini

setelah kebangkitan-Nya. Ia telah dilihat oleh banyak orang. Dalam

satu peristiwa, Ia menyatakan diri di hadapan lebih dari lima ratus

orang murid-Nya. Sebelum terangkat ke Surga, Ia berpesan kepada

para murid-Nya untuk pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Injil

kepada semua makhluk. Ia juga memberikan mereka suatu janji yang

sangat indah, yaitu:

"Dan ketahuilah, Aku akan menyertai kamu senantiasa sampai pada

akhir zaman." Matius 28:20

Ketika mereka sedang menatap Dia, Ia terangkat ke Surga dan awan

meraibkan Dia dari pandangan mereka. Di dalam tubuh kebangkitan-Nya

yang telah dimuliakan, Tuhan Yesus meninggalkan bumi ini untuk

kembali ke Surga.

j. Yesus Kristus Tuhan Atas Segalanya

 

Tuhan menjadikan Manusia yang kedua, yaitu Yesus Kristus untuk

menjadi Tuhan atas segala sesuatu. Ada sebuah ayat yang indah di

dalam buku Filipi yang menjelaskan bagaimana Tuhan Yesus Kristus

telah merendahkan diri-Nya dan bagaimana Bapa telah meninggikan-

Nya.

"Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan dirinya

dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah

sebabnya Tuhan sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya

nama diatas segala nama, supaya di dalam nama Yesus bertekuk

lututlah segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan

yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: Yesus Kristus

adalah Tuhan bagi kemuliaan Tuhan Bapa." Filipi 2:8-11

k. Yesus Kristus Kepala Umat yang Baru

 

Allah Bapa tidak hanya menjadikan Yesus Kristus sebagai Tuhan atas

segala sesuatu tetapi juga menjadikan-Nya Kepala bagi suatu

keluarga yang baru. Keluarga yang baru ini adalah "anak-anak

Allah." Sekarang ada dua jenis keluarga di dunia ini. Masing-masing

keluarga ini mempunyai kepala keluarga. Adam adalah kepala bagi

keluarga yang berdosa yang adalah keturunannya dan Yesus Kristus

adalah Kepala dari keluarga yang baru "keluarga anak-anak Allah."

Masing-masing kita, ketika dilahirkan ke dunia ini, menjadi anggota

umat keturunan Adam yang berdosa. Namun sekarang, melalui kematian

dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, Ia telah membuka jalan bagi

kita untuk dilahirkan kembali secara rohani dan menjadi anak-anak

Tuhan.

Dalam pelajaran selanjutnya, kita akan belajar tentang apakah arti

dilahirkan kembali oleh Roh Tuhan.

 

__________________________________________________

Akhir Pelajaran (DIK-P06)

__________________________________________________

DOA

"Bapa, terima kasih atas Manusia yang kedua yaitu Tuhan Yesus Kristus

yang telah taat kepada-Mu secara sempurna. Saya berdoa agar saya tetap

mentaati kehendak-Mu seperti yang telah Ia lakukan." Amin.

 

 

 

 

Add comment

Security code
Refresh

Dukung Pelayanan Ini

Enter Amount: