15:43:17 - 17.11.2017
Powered By JosXP.com

Anda Pengunjung ke:

Untuk Kalangan Sendiri

Website Ini Untuk Kalangan Sendiri, Untuk Kalangan Kristen dan Katolik. Artikel di ambil dari berbagai sumber.
Isi di luar tanggung jawab redaksi.Jika ada pertanyaan, silahkan email redaksi = admin@yesuskristus.com
HOME arrow GOSPEL OF GRACE arrow Joseph Prince di Majalah Charisma
Joseph Prince di Majalah Charisma PDF Print E-mail
 

Tulisan di bawah ini adalah terjemahan dari Majalah Charisma mengenai Joseph Prince.

Semoga menjadi berkat buat saudara.

 Selain memimpin gereja dengan jumlah jemaat sekitar 30.000 orang di Singapura pastor Joseph Prince telah dikenal  oleh memperoleh pemirsa di seluruh dunia dengan mengajarkan tentang kasih karunia Allah

Dilihat dari penampilan, beberapa
orang akan meragukan pendeta Joseph Prince untuk memimpin pelayanan TV di Amerika Serikat. Dia bukan orang Amerika, dan ia menderita gagap sewaktu dia masih muda
.

Namun programnya,
Destined to Reign (Ditakdirkan untuk Memerintah), telah menyebar seperti api di seluruh jaringan televisi sejak tahun 2007 ketika pertama kali disiarkan di AS dari gereja di pulau kecil Singapura. Hari ini siaran mencapai jutaan pemirsa, ditayangkan setiap hari di Trinity Broadcasting Network dan hari kerja di ABC Family Channel, Daystar Television Network, Christian Television Network dan Cornerstone Television Network. Program TV ini juga
mengudara di televisi sekuler di beberapa kota besar di Amerika Serikat pada pagi hari kerja.

Joseph Prince, 47 tahun, menjadi popular dengan mendadak bukan karena karisma maupun pemasaran yang hebat. Dia mengatakan itu adalah bukti pesan dalam pelayanannya
, yang dia sebut "Injil Kasih Karunia."

"Benar-benar tidak ada formula apapun," katanya. "Segala sesuatu tentang pelayanan televisi telah
menjadi benar-benar mudah. Itu adalah Yesus sendiri yang membuka semua pintu yang tepat bagi pelayanan ini untuk bertumbuh menjadi besar. Ini adalah perbuatan tangan-Nya di tempat kerja, dan saya tidak mengambil bagian apapun
untuk itu. "

Siapa
kah Joseph Prince? Dari mana dia berasal? Apa agendanya? Menurut Joseph Prince, itu hanya kerinduan untuk berbagi pesan kebaikan dan ketidak layakan dari  Allah (God’s Unmerited Favor=perkenanan yang tidak layak diterima) ." Hanya beberapa tahun lalu, dia relatif tidak dikenal secara internasional, puas dengan kehidupan sebagai pendeta senior di Gereja New Creation di negara dengan ukuran sekitar empat per lima ukuran Fort Worth, Texas. Di bawah kepemimpinannya, jemaat telah melonjak ke lebih dari 30.000 anggota dari sekitar 2.000 pada tahun 1997, ketika ia mulai berkhotbah tentang apa yang disebutnya sebagai "kasih karunia radikal." (Radical Grace).


Pesan itu, katanya, tidak berusaha untuk menyeimbangkan kasih karunia dengan hukum
Taurat. Joseph Prince bercerita bahwa Allah berkata kepadanya pada tahun 1997: "Jika engkau berusaha menyeimbangkan kasih karunia dengan hukum taurat, maka engkau akan menetralisir itu. Engkau tidak dapat menempatkan Kasih Karunia dan hukum taurat secara bersama-sama, "tulis Joseph Prince dalam bukunya ‘Destined to Reign (Ditakdirkan untuk Memerintah).


Joseph Prince mengajarkan bahwa(Un-earned and Un-deserved favor) Perkenanan yang tidak layak diterima dari Allah ,datang melalui salib Kristus, dan bahwa Yesus adalah alasan setiap orang percaya yakin dapat mengharapkan hal-hal yang baik dalam hidup mereka.

"Karena
karya salib Kristus, Tuhan saat ini tidak lagi marah kepada anda," kata Joseph, yang juga mengeksplorasi topik Kasih Karunia dalam buku terbarunya, Unmerited Favor(Perkenanan yang tidak layak). "Karena salib, kita bisa mengharapkan hari baik, kita bisa mengharapkan kesuksesan, kita bisa mengharapkan promosi, peningkatan dan hidup berkelimpahan. Ini semua karena karya salib dan kasihTuhan Yesus
. Jika kita memiliki Dia, kita memiliki segalanya, dan bisa menjadi berkat bagi orang lain. "

Pesan itu
menjadi daya tarik dan membuat anggota gereja berbaris antri setiap hari Minggu, biasanya lebih dari satu jam sebelum kebaktian dimulai
. Dan setiap bulan pemirsa program televisinya menulis atau hubungi dengan cerita tentang bagaimana kehidupan mereka telah diubahkan oleh kasih karunia Tuhan.
 
S
eorang pemirsa TV, Selena Collins dari Tennessee, mengatakan bahwa setelah menonton siaran selama beberapa bulan, ia berhenti dari rasa kawatir  terus-menerus dan berhenti merokok. Dia juga disembuhkan dari sakit maag. "Aku tidak melakukan apa-apa," katanya. "Yesus menanggung segala rasa sakit dan hilang keinginan untuk
rokok."

Seorang pemirsa lain dari  Amerika Serikat, Allcorn Lee dari Florida, membooking  bar pada malam hari kerja untuk pertemuan pendalaman Alkitab khusus mempelajari buku Joseph Prince ‘Destined to Reign’  dan menonton rekaman video  dengan teman-teman dan rekan bisnis
.

Linda Lee Bingham dari New Jersey mengatakan pemahaman
mengenai kasih karunia telah memungkinkan dia untuk bersandar kepada Allah dengan lebih baik dan ketenangan dalam Tuhan. "Hal-hal baik yang bermunculan dalam hidup saya lebih cepat dari yang saya bayangkan," katanya. "Saya memulai sebuah proyek bisnis baru beberapa bulan yang lalu dan telah memiliki 10 karyawan. Pekerjaan Nya  selesai
di kayu salib, dan aku hanya menikmati perjalanan. "

Joseph Prince berkata: "Mendengar kesaksian seperti ini, saya merasa bahwa itu semua investasi yang sangat berharga dalam siaran, uang dan waktu. Allah menyentuh kehidupan banyak orang melalui siaran TV kami
. "

Hanya dengan Salib

S
epuluh tahun yang lalu, hal-hal mengenai pelayanan TV tidak pernah terpikirkan oleh Joseph Prince.Diselamatkan saat usia 12 tahun, Joseph Prince memutuskan untuk pergi melayani sepenuh waktu saat berumur 20-an. Dia mulai melayani menjadi staf di Gereja New Creation, berkhotbah dan membantu pendeta dalam pelayanan, dan menjadi pendeta senior pada tahun 1990 .Pada saat itu  jemaat baru saja 150 anggota, dan dia menyaksikan gereja berumbuh menjadi sekitar 2.000 orang dalam tujuh
tahun ke depan.

Semuanya berubah pada tahun 1997, ketika Tuhan berbicara
kepadanya saat dia
dan istrinya, Wendy, sedang berlibur di Pegunungan Alpen Swiss.

"Aku jelas mendengar suara Tuhan,"
Joseph Prince menulis dalam buku Destined to Reign  "Itu bukan suara hati. Itu suara yang bisa di dengar, dan aku mendengar Tuhan mengatakan ini dengan jelas kepada saya: '. Anakku, Engkau tidak
memberitakan kasih karunia' "

Joseph Prince mengatakan ia berdebat dengan suaraTuhan, mengatakan bahwa ia  telah memberitakan keselamatan oleh kasih karunia selama bertahun-tahun. Ketika ia masih remaja, ia merasa ditekan oleh rasa bersalah dan penghukuman, bahkan khawatir bahwa ia telah melakukan dosa yang tak dapat diampuni yaitu " menghujat Roh Kudus". Dia mencoba untuk mendapatkan persetujuan Allah melalui penginjilan dijalan-jalan dan terus-menerus mengaku dosa yang ia lakukan untuk menjaga hubungan yang baik dengan Allah
. Tapi dia terus merasa dosa-dosanya itu lebih besar dari kasih karunia Allah.

Setelah mempelajari Alkitab, ia mulai percaya bahwa semua dosa-dosanya telah diampuni melalui karya Kristus di kayu salib. I
nilah pesanyang dia ajarkan digerejanya, sehingga mereka bisa menghindari perasaan bersalah yang dia alami dulu.



"D
an Tuhan berkata kepada Joseph Prince:" Tidak, setiap kali Engkau memberitakan kasih karunia, Engkau mencampurnya dengan Hukum Taurat, '"kenang Joseph Prince
.

Joseph Prince mengatakan bahwa Tuhan berkata kepadanya bahwa jika ia tidak memberitakan kasih karunia secara radikal "kehidupan orang tidak akan pernah radikal diberkati dan radikal berubah." Jadi dia mengubah pendekatannya, memberitakan kasih karunia secara radikal, tidak dicampur dengan hukum taurat,dan gereja mulai menjamur, tumbuh dari sekitar 2.000 menjadi lebih dari 15.000
pada 2007.

Pada awal tahun 2000, sementara lagi liburan,
Joseph Prince mengalami peristiwa lain yang mengubah hidup dengan Allah. Dia dan Wendy berada di Kanada ketika mereka melihat seorang pendeta di televisi memberitakan tentang penghukuman, api neraka dan belerang. Dengan kesal, Joseph Prince bertanya kepada Tuhan, "Mengapa Engkau  membiarkan hambaMu berbicara  seperti itu di televisi?" Dia mengatakan Tuhan menjawab, dengan sederhana, "Itu karena orang sepertimu tidak
ingin berada di televisi."

Pengalaman
itu benar-benar mencengkeram Joseph Prince. "Saya bergumul dengan pernyataan Tuhan itu," katanya, "karena aku sangat puas menjadi seorang pendeta gereja lokal di Singapura dan tidak tertarik melakukan apa-apa di luar itu. Juga, banyak orang tidak mengetahui hal ini, tapi jika saya travel ke luar negeri, saya  amat merindukan keluarga saya ketika saya lakukan itu
. "

Butuh waktu tujuh tahun sebelum
Joseph Prince melangkah keluar dari zona kenyamanan pada 2007 untuk memulai Joseph Prince Ministries, yang melakukan siaran televisi dengan pesan Kasih Karunia . Sejak itu, kesaksian banyak orang telah
mengalir, dan frekuensi dan jangkauan program televisi terus meningkat.

Namun,
Joseph Prince bukan tanpa kritik. Dia telah dituduh antinomianisme, atau mengabaikan hukum Allah, dan berkhotbah "kasih karunia yang murah." Sebagai jawabannya, Joseph Prince mengatakan bahwa ia "100 persen menentang
dosa dan 100 persen mengajarkan kekudusan."

"Saya
menghargai hukum taurat," kata nya. "Karena alasan Tuhan memberikan hukum taurat, agar membawa kita ke ujung diri kita bahwa kita tidak akan sanggup melakukannya dan menyadari bahwa kita memerlukan Yesus, kita akan menemukan kebenaran kita, kekudusan, dan kita semua di dalam Kristus saja. Hukum taurat itu sempurna, adil dan baik, tetapi tidak memiliki kekuatan untuk membuat Anda kudus, benar dan baik. Hanya darah Yesus, yang dicurahkan bagi kita yang membuat kita
kudus.

"Ketika Anda jatuh cinta dengan Yesus,
maka Anda akan putus hubungan dengan dosa. Rasul Paulus membuat ini jelas dalam Roma 6:14, bahwa “Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum taurat, tetapi di bawah kasih karunia"


Prince  mengatakan kekudusan sejati berasal oleh penyataan kasih karunia Allah, dan menemukan teladan Yesus saat wanita yang tertangkap dalam perzinahan (lihat Yohanes 8: 2-11). Yesus pertama mengatakan kepada wanita bahwa Ia tidak menghukum dirinya, dan kemudian Ia menyuruhnya pergi dan jangan berbuat dosa lagi.

"Ini adalah karunia
bahwa ketika seseorang mengerti bahwa tidak ada penghukuman akan memberikan kemampuan untuk tidak berbuat dosa lagi," katanya. "Sayangnya, banyak yang membalik urutan-nya. Mereka mengatakan, 'Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi, maka kita tidak akan menghukum engkau. "Tidak ada kekuatan dalam hal itu. Mengalami kasih karuniaTuhan kita Yesus
memberi orang kekuatan untuk berhenti berbuat dosa. "

Dennis Mitch dari Phoenix mengatakan ia mengalami hal ini secara pribadi. Dalam sebuah surat kepada  Ps.P
rince, Mitch mengatakan bahwa setelah membaca buku “Destined to Reign” , ia menemukan kekuatan untuk berhenti merokok setelah 30 tahun kecanduan. Setiap kali ia menyalakan rokok, ia akan mengaku bahwa Yesus mengambil kecanduan Nya di kayu salib dan bahwa ia adalah kebenaran Allah dalam Kristus Yesus. Empat minggu kemudian, ia berhasil mengatasi "keterikatan" untuk membeli rokok di sebuah pompa bensin, dan "sejak saat itu dorongan dan keinginan untuk merokok telah hilang.
"

P
rince menambahkan bahwa meskipun untuk diselamatkan kita tidak dikenakan apa-apa, kasih karunia Allah jauh dari murah. "Harganya adalah Putra-Nya, Yesus Kristus," katanya. "Allah Bapa membayar harga dengan Putra terkasih-Nya, yang tidak ternilai harganya,lebih dari
semua harta di dunia ini."

Kasih Karunia yang berpusat pada Kristus.



Seiring dengan pertumbuhan siaran televisi, P
rince telah menerima undangan untuk berkhotbah di konferensi dan gereja di Amerika Serikat
, Amerika Selatan, Australia, Inggris dan Afrika Selatan.

Brian Houston, pendeta senior dari Gereja Hillsong di Sydney, mengatakan P
rince memiliki semangat dan komitmen untuk melihat orang-orang memahami dan berjalan dalam kasih karunia. "Prince adalah seorang pembicara yang dinamis yang telah menginvestasikan waktu dan tenaganya di Gereja Hillsong di Sydney dan London," kata Houston, yang menjadi tuan rumah Prince di gerejanya dan konferensi tahunan Hillsong. "Pengajaran-Nya mengenai kasih karunia membawa pesan segar ke gereja kami yang sangat berdampak pada seluruh tubuh Kristus
."

Gary Clarke, pendeta senior dari Gereja Hillsong London tumbuh
dengan cepat, kata pesan Prince telah membebaskan orang dari perbudakan dosa. "Ajarannya juga berdampak kepada saya pribadi, beresonansi dengan kebenaran dalam diriku," kata Clarke, yang juga telah memberitakan tentang kasih karunia baru-baru ini. "Ini telah membebaskan saya untuk percaya diri mengungkapkan pesan kasih karunia Allah melalui Kristus, yang telah menghasilkan banyak kehidupan yang diubahkan
."

Pesan P
rince mengenai kasih karunia Allah telah mempengaruhi pemimpin pujian juga. Musisi pemenang Grammy Israel Houghton mengatakan lagu "I Receive" dari album terbarunya, The Power of One, dikarangnya setelah ia mendengar Prince mengajar mengenai kasih karunia Allah. Houghton menulis dengan Peter Wilson, pendeta Hillsong Church London, dan dua orang ini masih
 menyebutnya "lagu Joseph Prince."

Demikian pula, Darlene Zschech,
yang sangant dikenal dengan lagu "Shout to The Lord" dan keterlibatannya dalam pelayanan musik Gereja Hillsong di Sydney, mengatakan ajaran Prince mengenai kasih karunia
telah mendorong dan memperkuat dirinya.

"Saya kira tumbuh di gereja di mana ada banyak aturan dan peraturan, saya sering merasa tidak
akan pernah bisa sepenuhnya memenuhi  harapan orang lain sebagai pemimpin Kristen, tuntutan ini  sangat berat pada saya," katanya. "Tapi kedalaman pengajaran tentang apa yang Yesus sudah lakukan dalam kita membuat saya seperti menghirup udara segar ke paru-paru spiritual saya. Jika gereja pada umumnya bisa sepenuhnya memahami pesan ini , saya benar-benar percaya itu akan membawa terobosan kedalam hidup banyak orang dalam memenuhi panggilan Allah dalam hidup mereka
. "

P
rince mengatakan tujuan pesan kasih karunia  yang radikal adalah untuk mengungkapkan kasih Kristus kepada orang-orang. "Misi saya adalah meninggikan pribadi Yesus dan menyingkapkan pekerjaanNya yang sudah selesai di Kalvari. Hal ini penting untuk membangun landasan yang kuat pada karya salib Yesus Kristus dan menyadari bahwa dalam perjanjian baru, itu bukan tentang apa yang perlu kita lakukan tapi semua tentang apa yang telah Yesus lakukan.

 

 

 

Artikel dalam bahasa Inggris:

http://www.charismamag.com/spirit/church-ministry/10870-prince-of-grace

 

Add comment

Security code
Refresh