08:04:44 - 24.11.2017
Powered By JosXP.com

Anda Pengunjung ke:

Untuk Kalangan Sendiri

Website Ini Untuk Kalangan Sendiri, Untuk Kalangan Kristen dan Katolik. Artikel di ambil dari berbagai sumber.
Isi di luar tanggung jawab redaksi.Jika ada pertanyaan, silahkan email redaksi = admin@yesuskristus.com
HOME arrow KESAKSIAN arrow Kesaksian Lepas dari Narkoba
Kesaksian Lepas dari Narkoba PDF Print E-mail

 Lahir dari keluarga terpandang tidak menghentikan Orba untuk memakai narkoba. 9 tahun menjadi pecandu putaw membuat Orba tidak mengenal lagi kehidupan sebenarnya. Karena kehidupannya dipenuhi dengan pergaulan bebas dan kehidupan malam. Ia mengenal narkoba sejak umur 12 tahun. Alasan Orba memakai putaw adalah untuk meredakan rasa takutnya. Banyak hal yang dilakukannya supaya dapat membeli putaw. Ia tak segan-segan untuk mencuri rice cooker satu teman kostnya atau mengambil  televisi yang sedang ditonton ayahnya.Pada tahun 1997 Orba memutuskan untuk menikah.

 

Pada saat acara berlangsung Orba sering keluar masuk kamar mandi untuk memakai putaw. Pada tahun 1999 ayah Orba terkena suatu penyakit lalu akhirnya meninggal. Lalu pada tahun 2000 ibunya pun meninggal. Kematian kedua orangtuanya tidak juga membuat Orba jera. Ia tetap pada kebiasaan lamanya, bahkan lebih parah lagi.

Setelah menikah, Orba, istrinya dan anaknya tinggal menumpang pada abangnya. Orba sering sekali membuat keributan. Sehingga abangnya menjadi kesal. Lalu akhirnya Orba memutuskan untuk keluar dari rumah abangnya. Orba menyuruh istri dan anaknya untuk pulang kerumah orangtuanya, sementara ia memilih untuk tinggal di jalan.

 

  Setelah ia tinggal di jalan dan menjadi gelandangan, hidupnya semakin kacau. Ia harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Orba merindukan anaknya, Samuel. Sesekali ia pulang untuk bertemu dengan anak dan istrinya. Samuel tidak mengenali ayahnya, ia takut ketika melihat ayahnya. Tetapi sebisa mungkin Orba ingin menyenangkan hati anaknya dengan cara membawanya ke warung untuk membelikannya jajanan. Kesedihan mendalam Orba rasakan ketika ia sadar bahwa ia tidak dapat menyenangkan hati anaknya. Ia sedih melihat anaknya tumbuh tanpa kasih sayangnya. Istri Orba kecewa melihat keadaan Orba yang tidak pernah berubah walaupun sudah ada Samuel dalam kehidupan rumah tangga mereka. Istrinya sempat berpikir untuk meninggalkan Tuhan karena ia mengganggap Tuhan tidak dapat mengubah Orba.

 

Pada suatu hari Orba mengalami 2 kali pedaw. Pedaw adalah istilah para junkie untuk menggambarkan fly yang sempurna. Keadaan ini adalah keadaan yang sangat dekat sekali dengan kematian. Tetapi tidak terjadi apa-apa pada saat itu. Orba masih menikmati kehidupan kelamnya. Hingga pada suatu hari Togi datang untuk mengunjungi Orba. Togi merasa Tuhan telah menaruh Orba dalam hati dan pikirannya. Pada saat itu juga Togi langsung bertindak. Togi mencari Orba di seluruh tempat dan akhirnya Togi menemukan Orba di pelataran parkir. Sejak saat itu Togi selalu memperhatikan Orba. Togi menganggap Orba sebagai sauadra yang perlu disayangi, bahkan ia merasa tidak ingin kehilangan jiwa yang sangat berharga. Togi meminta petunjuk dari Tuhan apa yang harus ia lakukan. Orba menjadi tukang parkir, pengamen, bahkan menjadi penodong untuk memenuhi kebutuhannya akan putaw. Sampai suatu saat Orba mulai jenuh dengan kehidupannya sebagai pecandu. Ia mencari cara untuk sembuh. Ia pergi ke dokter dan ke panti rehabilitasi.

 

Tetapi ia tidak menemukan damai disana dan ia tidak dapat sembuh. Ia pun teringat pada Tuhan yang sudah menciptakannya. Ia bertanya pada Tuhan apa yang harus ia lakukan untuk keluar dari lingkaran setan ini dan menjadi sembuh.Melalui Togi Tuhan bekerja. Rencana Tuhan memang ajaib. Togi tidak selalu memberikan ceramah kepada Orba. Ia lebih memilih memperhatikan Orba dengan kasih persaudaraan. Usaha Togi tidak sia-sia. Secara berkala dalam 3 tahun, Togi mengunjungi Orba.Tetapi suatu saat, kejadian yang tak terduga terjadi. Orba dicari-cari polisi dan ditangkap. Pada saat ditangkap Orba dipukuli sampai babak belur. Ia ditawari kerjasama oleh polisi untuk memberitahu keberadaan bandar narkoba yang memasok narkoba padanya. Bila Bandar itu sudah ditangkap maka ia akan dibebaskan. Akhirnya Orba dibebaskan.Tak lama setelah kejadian itu berselang, Orba dibina secara rohani oleh Togi.

 

Orba percaya Tuhan Yesus mampu memelihara hidupnya bila ia berikan seluruh kehidupannya kepada-Nya. Lalu Orba berkomitmen untuk berubah. Sesuatu yang ajaib pun  terjadi. Pada saat itu juga Orba lupa rasa sakaw itu seperti apa. Betapa sakitnya sakaw pun ia sudah tidak ingat lagi. Ia merasa sehat. Tuhan telah menyembuhkan Orba tanpa memakai obat apapun. Orba dipulihkan secara total. Kesehatannya, sukacita dan keluarga. Saat ini Orba dapat menikmati kehidupan yang bahagia bersama istri dan anak-anaknya dengan sehat. Penyertaan Tuhan sempurna dalam kehidupan keluarga Orba."Tuhan itu ajaib," kata Orba menutup kesaksiannya.

 

(Kesaksian ini ditayangkan 16 Desember 2008 dalam acara Solusi Life di O'Channel).

 

Sumber kesaksian

Orba Hutabarat
 
  

Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :


 

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!

 

Add comment

Security code
Refresh